Berharap disaat Butuh, Menjauh ketika Cukup - Musafir Islam
Default Width dan Height di Tag Marquee Media Pencerahan Umat Islam

Minggu, 05 November 2017

Berharap disaat Butuh, Menjauh ketika Cukup

  Salah satu fenomena yang sering kita lihat atau bahkan hal tersebut terjadi pada diri kita sendiri adalah berdoa dan meminta ketika dalam keadaan susah agar segala urusan yang kita miliki dilancarkan dan segala kesusahan yang menimpa kita dicabut oleh Allah Swt. Namun, apakah dalam hati dan pikiran kita terlintas kehadiran Allah Swt?

  Setiap kesibukan yang kita miliki lebih banyak meninggalkan dan melupakan kehadiran Allah Swt. Bahkan banyak diantara kita yang kembali melanggar ketentuan-ketentuan Nya, seakan-akan tidak pernah meminta bantuan kepada-Nya. Allah Swt berfirman,

وَإذا مَسَّ الإِنْسان الضُّرُّ دَعَانأ لِجَنْبِهِ اوْ قَاعِدًا اَوْ قَائِمًا, فَلَمَا كَشَفْنَا عَنْهُ ضُرّه مرّ كَأَن لَمْ يدْعُنا الى ضُرّ مَسّهُ

“Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk, atau berdiri. Tetapi setelah Kami hilangkang bahaya itu darinya, dia kembali kembali (ke jalan yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya.”  (QS. Yunus:12).


  Begitu pula ketika manusia menjalani hidup yang serba kekurangan, dia mulai sholat, puasa sunnah, dan bertahajjud pun tidak pernah lupa. Dan apa yang terjadi ketika hidupnya mulai berkecukupan, ia mulai kembali pada kebiasaan sebelumnya. Seakan-akan seluruh kebaikan yang ia dapatkan bersumber dari kerja kerasnya sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar